AKSI NYATA MODUL 3

                                                     AKSI NYATA MODUL 3 

                 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

                                                       

   Program "Five Words One Week ( Lima Kosakata Per Minggu)"

    Fact (Peristiwa)

            Pembelajaran Bahasa Inggris yang dianggap sulit karena kepemilikan kosakata yang sangat minim sehingga dalam proses pembelajaran interaksi antara guru dan murid kurang lancar. Program Five words one week ini dianggap bisa untuk meningkatkan penguasaan kosakata dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar.

            Selain untuk menunjang kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas, proram Five Words One Week di harapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa inggris untuk bekal dalam mencari pekerjaan dimasa depan. Keterampilan berbahasa Inggris sering dijadikan sebagai syarat untuk dapat bergabung dalam sebuah pekerjaan/ proyek, baik secara aktif maupun pasif. Tentu saja keterampilan tidak akan dapat diperoleh dalam waktu yang singkat. Hal ini berarti ada langkah atau step yang harus dilakukan untuk mencapai sebuah keterampilan termasuk keterampilan berbahasa inggris. 

           Kegiatan Five Words One Week dilaksanakan sesuai dengan waktu dan kesempatan yang dimiliki peserta didik dan mereka bisa mengerjakan dimana saja. Contoh sederhananya adalah ketika mereka menikmati jajanan, mereka bisa belajar dengan melihat dan membaca bahan-bahan dari makanan yang mereka nikmati yang biasanya tertulis di bungkus makanan. Contoh lainnya, ketika mereka bermain game yang biasanya menggunakan bahasa inggris merekapun bisa belajar kosakata bahasa inggris. Setiap mereka mendapat kosakata baru, mereka akan coba cari sendiri cara mengucapakan kata tersebut dan mengartikannya dengan menggunakan gadget mereka. Setelah itu merekan akan menuliskannya dalam sebuah buku kecil yang bisa di bawa kemana-mana yang sewaktu-waktu bisa mereka pelajari ulang.

           Untuk mengevaluasi kegiatan ini, saya sebagai guru melakukan pengecekan terhadap pencapain kosakata peserta didik pada jam pelajaran bahasa inggris secara berkala sehingga tidak menyita waktu belajar. 

            Sebelum melaksanakan program ini, sudah ada kesepakatan antara guru dan peserta didik tentang jumlah kosakata, tentang sumber belajarnya dan target yang akan dicapai  sehingga peserta didik melakukannya dengan senang hati dan tidak dengan terpaksa. 

            Program ini cukup membantu saya untuk menciptakan pembelajaran yang komunikatif di dalam kelas walaupun belum terlalu terlihat dampaknya. Saya sebagai guru yakin ketika program ini dikerjakan dalam waktu yang lama dan berkelanjutan akan memberi dampak yang lebih besar. 

Video Praktek dalam topik "Reservation" kelas XI IPA
Pembelajaran di kelas Bahasa Inggris
Bermain kosakata di sela-sela pembelajaran


    Feel (Perasaan)

            Dalam pelaksanaan program Five Words One Week ini ada keyakinan tersendiri dalam diri saya bahwa akan ada peningkatan minat dalam belajar bahasa inggris karena sebagian peserta didik yang menyukai pelajaran bahasa inggris tetapi merasa kesulita dalam memahami teks karena minimnya kosakata yang dimiliki. Ketika melihat ada perubahan kecil yang merupakan dampak dari program ini, saya merasa senang dan terdorong untuk melaksanakannya di kelas lain yang juga saya ajar. 


Finding (Pembelajaran)

            Pembelajaran yang dapat diambil dari program ini adalah tentang bagaimana mengajak peserta didik untuk senantiasa memanfaatkan waktu dan sumber daya yang ada di sekitar sebagai sumber belajar. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar dengan giat dan menyadari bahwa belajar itu tidak di batasi oleh waktu, tempat dan umur. Selanjutnya, program ini juga memberi pelajaran kepada peserta didik bahwa belajar itu dapat dilakukan secara mandiri dengan memnafaatkan tekhnologi yang sudah sangat canggih. 


Future (Penerapan ke depan)

          Hal yang perlu saya perbaiki kedepannya terkait dengan program ini adalah  untuk lebih intensif lagi mengevaluasi pencapaian kosakata peserta didik dan lebih sering lagi mengajak mereka untuk menerapkan kosakata yang sudah mereka miliki kedalam kalimat bahkan kedalam dialog. Selanjutnya, saya akan menerapkan program ini ke semua kelas yang saya ajar sehingga mereka juga bisa belajar mandiri dan pembelajaran yang komunikatifpun tercipta di dalam kelas. 


Nuryani Sinaga, S.Pd

 CGP Angkatan 4

Kabupaten Way Kanan



Guru Penggerak

Bergerak

Tergerak

Menggerakkan

         

Komentar